Jumat, 28 Oktober 2011

TUGAS REVIEW BRIDGING PROGRAM


KOMUNIKASI BISNIS


REVIEW MENGENAI MATERI-MATERI YANG PERNAH DIBAHAS DALAM PERTEMUAN KETIGA SAMPAI DENGAN KESEPULUH

 














PAPPER INI DIBUAT UNTUK MEMENUHI NILAI TUGAS DARI MATA KULIAH KOMUNIKASI BISNIS

NAMA                  : INDAH PURNAMA SARI
NO MHS               : 11311570



UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA TAHUN AJARAN 2011/2012

REVIEW PERTEMUAN III
Menjadi Mahasiswa Ideal
Nilai-nilai yang saya dapatkan selama pembelajaran Menjadi mahasiswa ideal ialah , saya menjadi tahu kalau peran mahasiswa di dalam universitas itu sangat penting . Kita juga dapat memilih untuk menjadi aktif atau pasif . Dijelaskan kalau mahasiswa ideal itu harus seimbang antara akademik dan non akademik. Menurut saya hal itu benar sekali,  dari yang dapat saya ambil tentang diskusi yang dilakukan oleh para senior yang terlebih dahulu mengikuti beberapa organisasi . Saya jadi mengerti, dan merubah pendapat saya kalau kuliah ya harus kuliah saja menjadi mahasiswa yang baik, mengerjakan semua tugas, jadi yang terbaik, dan duduk anteng saja tanpa ada dinamika. Karena di luar nanti kita membutuhkan ketrampilan lain yang disebut softskill , yang menyangkut kemampuan kita untuk mampu menjadi seorang pemimpin , bersosialisasi dengan orang lain, berorganisasi, berbicara di depan orang banyak , dan kemampuan kemampuan yang tidak dapat kita miliki kalau hanya belajar saja . Frontal sekali dengan pemikiran saya yang sebelumnya yaitu , yang penting bisa dapat nilai bagus , lalu kerja . Tapi di luar itu, saya sangat menyadari pentingnya menjadi mahasiswa yang ideal.
Penerapan yang saya lakukan di dalam kehidupan sehari-hari mungkin belum Nampak . Mungkin saya masih takut juga mengganggu pelajaran , jadi saya hanya mengikuti 1 UKM di universitas saja.

                                                                REVIEW PERTEMUAN IV
                                                                                Mengenali Diri
Mengenali diri sendiri itu sangat penting sekali . Tadinya saya berpikir yang dapat mengenali diri sendiri , ya saya sendiri . Tapi dengan adanya pembahasan ini , ada istilah baru yang saya dapat yaitu Johari Windows , atau Jendela Johari . Istilah itu mengandung makna yang sangat bagus . Ada sesuatu di dalam diri yang saya tahu, tapi orang lain tidak tahu. Ada yang orang lain tahu, tapi saya tidak tahu . Ada yang sama-sama mengetahuinya , tapi ada pula yang kita sama-sama tidak mengetahuinya. Ternyata ada hal seperti itu , yang memang sangat mungkin . Dengan mengenali diri saya seperti apa , saya  jadi memiliki jati diri . Saya mempunyai kelebihan , kekurangan , dan bisa menerima kritikan orang lain terhadap saya dan menghargai penilaian mereka terhadap saya. Semua itu sangat penting untuk membangun rasa percaya diri dan mengeluarkan potensi-potensi yang dimiliki dan memperbaiki keburukan yang kita miliki.
Penerapan yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari, mungkin jadi bersemangat untuk menjalani kehidupan yang selanjutnya.

                                                                                REVIEW PERTEMUAN V
                                                                                Pentingnya Karakter
Saat pembahasan pentingnya karakter , saya menggambarkan diri saya berjilbab sambil memegang uang . Ada teman yang bilang kalau saya materialistis . Padahal bukan itu yang saya maksudkan . Menurut pemikiran saya gambar itu adalah saya yang ingin memiliki banyak uang kelak .Tapi kalau dipikir-pikir benar juga kalau tujuan saya itu menjadi sebuah karakter yang condong mengungkapkan kalau saya itu suka uang . Saya jadi membuka mata saya , ternyata benar , akhir-akhir bulan ini , uang yang dikirimkan orang tua saya sangat cepat sekali habis karena membeli peralatan yang kurang bermanfaat . Itu membuktikan bahwa saya ini adalah orang yang boros . Penting sekali adanya pelajaran karakter diri ini , kita bisa mengetahu sesungguhnya bagaimana sifat perilaku yang kita memiliki dan bagaimana diri kita yang sesungguhnya.Dan ada pembahasan yang sangat menarik sekali mengenai apakah jenis kelamin itu mempengaruhi karakter seseorang ? . Dan ternyata setelah mengalami banyak perdebatan dan beberapa hari kemudian , Bu Ari menemukan bahwasanya karakter seseorang itu terbentuk bukan karena jenis kelamin melainkan kebiasaan masing-masing orang tersebut dalam menjalani kehidupannya. 
Penerapan yang saya lakukan setelah adanya kejadian itu adalah , saya jadi mawas diri dan hidup lebih berhemat karena saya sudah terlalu boros . Dan merubah pandangan hidup saya jangan terlalu terlena untuk ingin mempunya banyak uang. Karena ternyata bukan hanya uang yang bisa membuat saya bahagia.


REVIEW PERTEMUAN VI
                                                                                                Proaktifitas
Proaktifitas merupakan pernyataan sikap positif yang dimiliki seseorang . Di mana orang yang proaktif , senantiasa melakukan suatu hal dengan optimis. Mereka tidak mudah tersinggung , bertanggungjawab atas pilihannya sendiri , berpikir dulu sebelum bertindak , cepat pulih kalau terjadi sesuatu yang buruk , mencari jalan keluar yang terbaik , fokus pada tujuan mereka . Saya berpikir bahwa semua sifat dan sikap tersebut sangat bagus sekali bila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari . Setelah saya mengikuti pelajaran Bridging Program dan membahas proaktifitas saya jadi menyadari selama ini sifat yang saya miliki lebih condong kepada rektifitas yang mudah tersinggung , cenderung menyalahkan orang lain, cepat marah dan mengatakan sumpah serapah, tidak mau berubah jadi yang lebih baik. Saya rasa dulu sifat itu sah-sah saja dimiliki oleh setiap orang . Tapi saya menyadari kalau alangkah baiknya proaktifitas mulai dibangun dalam diri sendiri.

Penerapan yang saya lakukan di kehidupan sehari-hari adalah mulai sedikit demi sedikit  menumbuhkan rasa proaktifitas dan meminimalisir reaktifitas dalam diri sendiri.
               

                                                                                PERTEMUAN VII
                                                                                Mission Statement
Pelajaran ini , sangat menggugah jiwa raga saya . Jika kita ingin mewujudkan sesuatu janganlah bermimpi , tapi tulislah secara nyata agar kita bisa memenuhi misi itu . Karena mimpi itu tidak akan bisa jadi kenyataan kalau kita hanya berangan-angan pagi harinya dan melupakan keesokan harinya . keinginan itu sering kali kita lupakan karena ragu kalau harapan itu akan jadi nyata. Saya selalu mengingat kata-kata yang selalu teman saya ucapkan saat SMA “ Nothing Is Easy, But Nothing Is Imposibble “. Itu yang selau membuat saya percaya , keteguhan dan keyakinan dalam diri saya. Dalam pembahasan ini saya menuliskan beberapa misi hidup yang akan saya raih . Walaupun itu terlalu tinggi , tidak menjadi masalah . Dalam diskusi di kelas Bridging Program juga terjadi perdebatan tentang kalau mempunyai tujuan itu harus sesuai dengan kemampuan, jangan terlalu tinggi . Tapi bagi saya mempunyai misi tinggi juga tidak apa-apa . Saya mengingat saat pemilihan kader-kader pemimpin ,   banyak yang menjabarkan visi-misi mereka , walaupun mereka tidak bisa mewujudkannya tetap saja mereka sudah berusaha . Dan Allah juga akan menilai semua usaha-usaha yang manusia lakukan . Tapi kalau misi itu belum jadi kenyataan atau mungkin juga tidak akan pernah jadi kenyataan , pasti itu sudah kehendak Allah . Tapi setidaknya manusi itu sudah mempunya tujuan mereka, yang ingin mereka capai , walaupun itu menyakitkan tapi itu adalah tujuan hidup kita yang sudah kita perjuangkan.  Jadi di pembahasan ini juga membuka mata saya kalau prinsip hidup itu merupakan pentolan utama dari semua yang kita miliki saat ini. Dikatakan bahwa kamu , kamu adalah seseorang yang punya keluarga yang bahagia . Lalu siapa kamu bila keluargamu sudah tidak ada lagi ?  . Kamu itu seseorang yang punya banyak uang, tapi siapakah kamu jika uangmu hancur berkeping-keping ? . Hal-hal ini sangat membekas kalau dikatakan kamu itu sesungguhnya siapa kalau tidak mempunyai tujuan ataupun prinsip dalam hidup . Sekali lagi ini sangat penting , saya jadi paham kalau tujuan hidup kita merupakan arah dimana kita mau melangkah . memang semuanya tidak ada yang mudah, tapi di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin . Semua mungkin terjadi kalau kita mau berusaha. Dan saya akan menuliskan semua yang ingin saya lakukan , tujuan hidup saya , agar saya tidak melupakannya dan tertantang untuk mewujudkannya.

Penerapan yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah saya menuliskan tujuan hidup saya dalam kertas , dan masih banyak yang kosong , mungkin akan saya tambah tujuan atau menunggu saya mencentangnya satu persatu . Yang paling penting, saya sudah berusaha dengan baik.
                                                                                PERTEMUAN VIII
                                                                Merumuskan Tujuan Hidup

Tujuan hidup merupakan hal yang vital . Mengenai pembahasan sebelumnya tentang , apa diri kita yang sesungguhnya bila kita tidak memiliki tujuan . Ada tujuan jangka pendek , ada pula tujuan hidup jangka panjang, dan yang sekarang . Itu semua juga merupakan tujuan. Di pelajaran bridging program ada permainan melempar bola ke kotak yang ada jarak yang berbeda-beda untuk memasukkannya , ada yang jauh, sedang , dan pendek . Ini semua adalah permainan , yang intinya strategi kita untuk mencapai tujuan-tujuan itu seperti apa. Setiap anak melemparnya dengan strategi mereka sendiri  yang ingin mereka capai . Dan terlebih lagi , kita juga harus merumuskan tujuan itu dalam jangka panjang, pendek , atau sedang . Itu semua sangat penting . Di permainan sebelumnya juga ada, semua anak disuruh menuliskan tujuan mereka , lalu melemparkannya di dalam kotak . Bila ada yang belum masuk , teman lain membantu memasukkan. Itu bermakna , kita harus saling membantu . Merumuskan tujuan hidup juga ada karakteristik dalam pencapaiannya . Apakah tujuan itu jelas , Apakah tujuan itu bisa diukur atau bisa dicapai atau tidak, kemudian tujuan itu realistic tidak, dalam arti sesuai dengan sumber daya atau kemampuan yang kita miliki , dan kita juga bisa mengukur waktu untuk pencapaiannya agar lebih jelas kita mewujudkannya.

Penerapan yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari , saya sudah merumuskan tujuan hidup yang saya miliki , dan sedang mengumpulkan sumber daya agar tujuan saya dapat tercapai.


                                                                                PERTEMUAN IX
                                                                            Manajemen Waktu

Waktu . Seorangpun tidak bisa menyangkal waktu . Waktu tidak bisa dipercepat , tidak dapat diputar kembali , apalagi dihentikan . Waktu sangat penting , apalagi untuk seorang manajer . Manajer harus bisa me-manajemen waktu agar efisien dan efektif . Mengenai tujuan hidup yang kita ingin wujudkan , waktu sekarang , besok , kemarin , semuanya penting . Semua itu adalah penentu , bagaimana kita bisa meraihnya . Manajemen waktu sangat penting , kita harus melakukan hal-hal yang bermanfaat dan membuang hal-hal yang tidak perlu dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermakna .  Dalam pembahasan Manajemen waktu , kita membuat kelompok yang membahas bagaimana seorang manajer bisa mengatur  waktunya dalam seminggu , dan kemudian untuk selanjutnya , untuk mengurus pekerjaannya ,  staff-nya  yang ingin berkonsultasi mengenai pekerjaan , kliennya , dan keluarganya . Ada beberapa point-point yang penting pada masing-masing kelompok seperti Prioritas , Manajemen waktu yang baik , Komitmen , Membuat jadwal Kerja . Dan yang palin penting adalah manajemen waktu yang baik . Dimana kita memanajemen waktu kita dengan baik dengan mengandalkan semua point-point tersebut . Dengan adanya pengaturan waktu yang baik , kita bisa mengatur semuanya agar menjadi lebih terarah . Dan bagaimana bisa mengatur waktu dengan baik , itu tergantung dengan kepentingan dan pintar-pintar kita mengaturnya . Dan harus benar-benar bisa menjadi pedoman hidup kita secara berkelanjutan.

Penerapan yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari mungkin lebih bisa mengatur waktu dengan baik dan sesuai dengan kehidupan saya sebagai seorang mahasiswa.




                                                                PERTEMUAN X
                                                                      Prioritas

Prioritas . Adalah sebuah kepentingan yang harus didahulukan . Prioritas sangat penting dalam mencapai tujuan . Ada hal-hal yang perlu diutamakan terlebih dahulu , atau yang mungkin bisa anda capai , dalam beberapa tujuan yang telah dituliskan. Setelah di kelas Bridging Program , saya jadi mengerti arti permainan yang dimana kita menuliskan 16 keinginan kita apa saja . Tapi kemudian kertas tersebut dilipat-lipat sesuai dengan jam tidur kita, jam bangun kita , umur kita sekarang , dan umur yang mungkin bisa kita tempuh seumuir hidup kita . Dan hasilnya , tidak semua keinginan kita yang ada dalam kotak-kotak tersebut  dapat utuh semuanya tanpa tersentuh lipatan . Paling hanya dua atau empat kotak yang utuh . Itu artinya dari banyak keinginan , dari semua tujuan yang ingin kita capai, kita tidak bisa melakukan semuanya sekaligus dalam satu waktu . Harus ada yang kitya Prioritaskan , atau kita dahulukan . Dan itu sangat mutlak dimana kita terdapat dalam keterbatasan-keterbatasan . Dan prioritas ini sangat penting , pelajaran ini sangat penting bagi saya agar tidak serakah dan takabur untuk ambisius dan menggebu-gebu untuk mencapai semuanya . Semua harus step by step sesuai dengan langkah-langkah untuk mencapainya . Tidak bisa diwujudkan sekaligus . Dan pembahasan ini sangat berguna untuk hidup saya lebih lanjut . Terimaksih Bu Ari .

Penerapan yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah , mulai sekarang saya lebih mementingkan hal yang penting dilakukan da  meninggalkan hal-hal yang tidak dibutuhkan . Jadi tidak melakukan semuanya sekaligus yang berdampak akan tidak maksimal .

                                                                                KOMITMEN
Setelah adanya pembelajaran-pembelajaran Bridging Program  yang sangat bermanfaat . Saya berkomitmen untuk mewujudkan tujuan hidup saya , menuliskannya di dunia nyata, berusaha mewujudkannya , dan    memanajemen waktu dengan baik , selalu berpegang teguh pada Prinsip  Percaya pada kemampuan diri , selalu Mengingat Allah Swt , dan memikirkan keluarga . Semuanya yang ada di hidup kita harus kita perjuangkan , mungkin ini tidak mudah , tapi ini tidak mungkin tidak terjadi . Hanya yakin dan percaya .


                                                                                                                                                To Be Continued …….
                                                                               




Tidak ada komentar:

Posting Komentar