Minggu, 24 Februari 2013

Resume Kuliah Umum Manajemen SDM Saifful Simanullang



RESUME KULIAH UMUM
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
“ PROBLEMATIKA DAN TANTANGAN 
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA”

logo

Dosen Pengampu:
Drs. Achmad Sobirin, MBA, Ph.D., Akt.
Narasumber    :
Saiful Simanullang , SE. MM., CPHRM.
Disusun Oleh   :
Indah Purnama Sari   (11311570)


JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
TAHUN AJARAN 2012-2013
MENJADI MANAJER SUMBER DAYA MANUSIA YANG BAIK

Saiful Simanullang adalah seorang General Manajer di PT DIMAS UTAMA , salah satu perusahaan gas dan oli yang ada di Sumatra. Dia adalah perantau dari Sibolga , Riau . Kisahnya sungguh sangat mengesankan, beliau tadinya adalah seseorang yang biasa-biasa saja . Beliau bahkan pernah menjadi pedagang asongan.Semua biaya-biaya sekolahnya terwujud dalam bentuk beasiswa . Pada suatu saat beliau merantau selama 3 tahun ,dan jadilah sosoknya yang telah berhasil memimpin bahkan mengatur sumberdaya-sumberdaya manusia yang ada di perusahaan besar tersebut. Untuk menjadi Manajer yang baik , kunci yang dapat ditangkap dalam penjelasannya adalah sebagai berikut :
1.      Kerja Keras;
2.      Kejujuran;
3.      Memahami;
4.      Kelebihan;
5.      Religius .

Begitulah pemaparan yang telah disampaikannya pada Kuliah Umum , tanggal 11 Januari 2013 di Aula Tengah Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia , yang dihadiri oleh seluruh Mahasiswa prodi Manajemen angkatan 2011 tersebut . Beliau bercerita kalau dulu perjuangan hidupnya benar-benar dimulai dari bawah.

Kerja keras dalam arti ini adalah , perjuangan seorang sederhana , yang memberanikan dirinya dan membulatkan tekad untuk merantau. Dimulai dari beliau menyukai seorang gadis , tapi orang tuanya sepertinya terkesan mengejek pendapatannya selama ini . Maka beliau 3 tahun bekerja keras memulai karirnya di perusahaan Dimas Utama. Dan setelah itu akhirnya dia sukses  menjadi General  Manajer disana. Dalam jangka waktu tersebut bahkan beliau tidak pernah pulang , bahkan tidak memberi  kabar pada orang tuanya .Prinsip beliau tidak akan kembali sebelum benar-benar berhasil . Akhirnya bisa dibuktikan saat ini . Semua gelar yang didapatkannya saat ini bahkan adalah hasil dari prestasinya , dia selalu mendapatkan beasiswa dan dibiayai oleh perusahaan untuk menempuh sarjana.


Jaman sekarang ini sangat sulit sekali menemui orang yang jujur. Memupuk untuk berbuat jujur sangat sulit sekali pada jaman sekarang ini , orang-orang  akan melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan apa yang diinginkannya..Bahkan banyak sekali kasus korupsi yang terjadi di Indonesia oleh  oknum-oknum pemerintah. Tidak main-main, uang negara-lah yang dikorupsi.Mungkin itulah yang membuat perusahaan tertarik akan kinerja bapak ini yang berkualitas dan jujur . Kejujuran yang telah dilakukannya selama ini telah mengantarkannya ke tingkatan General Manajer Sumber Daya Manusia.

Setiap orang pasti memiliki sifat yang berbeda-beda , individu itu kemudian dikumpulkan dalam suatu perusahaan , ini akan menjadi suatu hal yang sulit bagi seorang  HR ( Human Resource) untuk istilahnya dapat mengendalikan individu yang memiliki kemampuan, kesibukan , motivasi , serta kehidupan yang berbeda-beda . Mungkin ada tipe pegawai yang memiliki kemampuan yang baik ada juga yang rendah , setiap individu pasti memiliki dunianya sendiri diluar pekerjaan mereka , semangat mereka dalam memenuhi tuntutan-tuntutan perusahaan tentu jauh berbeda .Kita tidak dapat memaksakan semuanya menjadi apa yang kita inginkan . Mungkin dalam perusahaan , yang dibutuhkan dari seorang pegawai adalah kemampuannya. Tapi sadarkah kalau individu tersebut adalah manusia biasa yang memiliki keterbatasan . Tantangan HR adalah agar  bisa mengatur manusia itu , agar bagaimana bisa perusahaan mendapatkan sesuatu dari individu itu , tapi juga tidak mengesampingkan kebutuhan mereka. Sekali lagi , sebagai HR yang baik kita harus memahami betul budaya, atau adat istiadat yang didalamnya menyangkut mengenai kebiasaan-kebiasaan mereka . Karena pernah suatu kasus ,yang menyebutkan jika pernah ada HRM yang gagal mengatur SDM yang ada di dalam perusahaan hanya karena dia tidak dapat memahami budaya yang ada di lingkungan perusahaan itu .Kita tidak bisa memaksakan  untuk mempekerjakan orang sesuai  dengan gelar mereka. Itu tidak menjamin , dan tidak akan pernah bisa dilakukan . Sangat sulit untuk melakukan hal tersebut .Bahkan ada istilahnya “Kutu Loncat” mereka sering berpindah-pindah perusahaan , dikarenakan mungkin bosan , atau pada mulanya memang dia hanya memanfaatkan perusahaan itu sebagai starting point mereka untuk melaju ke perusahaan dengan tingkat kepuasan sesuai keinginan mereka, orang semacam ini perlu diketahui karakteristiknya oleh HR dan ditindak-lanjuti .  

            Seseorang yang dibutuhkan oleh perusahaan tentu seseorang yang memiliki kelebihan. Lalu apa kelebihan seseorang , dibandingkan dengan orang yang lainnya . Seorang lulusan sarjana Ekonomi ? . Sekarang coba hitung berapa banyak Universitas yang didirikan di Indonesia, kebanyakan mereka mendirikan kampus-kampus ekonomi yang megah. Lalu apa keistimewaan gelar SE yang kita miliki jika kita harus bersaing dengan gelar-gelar SE yang lain se-Indonesia. Banyak sekali lulusan sarjana yang hanya menjadi pengangguran. Pengangguran di Indonesia mencapai 4,9 juta manusia. Lahan pekerjaan di Indonesia ini sangat susah , beda dengan di luar negri yang sangat mudah sekali mendapatkan pekerjaan. Sedikit sekali kesadaran untuk memulai berwirausaha .  Apalagi pada perusahaan Industri seperti pengeboran minyak di PT Dimas Utama , yang dibutuhkan adalah lulusan-lulusan teknik . Lulusan ekonomi memiliki kesempatan , tapi kapasistasnya sangat sedikit. Maka dari itu kita harus mampu bersaing dengan yang lainnya , dengan cara berbeda . Berbeda belum tentu yang terbaik. Tapi yang terbaik adalah yang berbeda. Maksudnya kita harus memiliki kelebihan yang unik , yang orang lain tidak memilikinya  , misalkan kita adalah seseorang yang kreatif yang senantiasa memiliki ide-ide cemerlang untuk perkembangan perusahaan. HR seperti itulah yang dicari . Dijelaskan kalau dalam era ini , kemampuan berkomunikasi dengan baik harus kita miliki , bapak Saiful sendiri mengakui kalau beliau menguasai 3 bahasa seperti mengharmonisasikan Indonesia & Inggris, serta Mandarin . Hal ini kemampuan yang patut diperhitungkan. Ada juga cerita , seoarang berkompeten di Indonesia , mempunyai posisi tinggi di perusahaan luar negeri  dan dia diminta untuk  bekerja di Indonesia dengan gaji yang lebih rendah , tentu orang ini tidak akan mau , karena kita harus memiliki patokan harga yang  harus dibayar perusahaan untuk kinerja kita.  Maka dalam perusahaan , gejolak ekonomi negara juga harus diperhatikan . Dan dalam Dimas Utama , kesejahteraan pegawai tentu diperhitungkan , mereka tetap dibayar dengan upah yang seperti UMR pada hakekatnya sesuai dengan peraturan pemerintah . Untuk membayarkan upeti  , perusahaan melakukan sesuai prosedur , tapi seringkali bonus dibayarkan dengan cara mendatangi pegawai jika ada acara hajat besar , karyawan-karyawan lain ikut hadir dan perusahaan memberikan bonusnya lewat sana , jadi kekeluargaan dengan karyawan-karyawan itu tetap terjaga.

Tapi dibalik itu semuanya , kita juga harus memiliki nilai keislaman yang kuat . Apalagi sebagai umat beragama , kita tidak dapat menyangkal semua keberhasilan yang diraih, kelebihan yang dimiliki , dan kebahagiaan hidup ini sejatinya adalah milik Allah SWT . Tidak lupa , janganlah mohon restu pada orang tua, dan selalu berbuat baik kepada sesama manusia. Dunia ini adalah ladang amal bagi seluruh umat manusia.Berusahalah sesuai dengan kemampuan . Jika kau adalah orang kaya , kamu tidak akan menjadi miskin, kecuali jika kamu yang ingin berubah jadi miskin. Seseorang yang miskin keturunannya akan selalu miskin , kecuali kalau dia ingin berubah menjadi kaya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar